Saturday, October 31, 2009

ikhlas

Ikhlas....

itu pasti sangat indah....
jika setiap insan dapat ikhlas
hidup ini pasti akan lebih indah

banyak kutemui insan insan yang tak ikhlas...
bahkan terkadang kulihat itu ada dalam diriku jua....
malu aku di hadapan Nya

ku harus belajar....
belajar untuk ikhlas...
karena dengan itu...
hidupku akan terus bermakna...

31 oktober 2009
agus haryanto

Thursday, October 29, 2009

Lidah Adalah Amanah


Oleh: KH Abdullah Gymnastiar

Kualitas diri seseorang bisa diukur dari kemampuannya menjaga lidah. Orang-orang beriman tentu akan berhati-hati dalam menggunakan lidahnya. "Wahai orang-orang beriman takutlah kalian pada Allah dan berkatalah dengan kata-kata yang benar." (QS Al-Ahzab:70). Sementara itu, Rasulullah saw bersabda, "Siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir, maka hendaklah dia berkata baik atau diam". (HR Bukhari-Muslim).

Rasulullah adalah figur teladan yang sangat menjaga kata-katanya. Beliau berbicara, beruap, berdialog, juga berkhutbah di hadapan jamaah dengan akhlak. Demikian tinggi akhlak beliau hingga disebutkan bahwa kualitas akhlak beliau adalah Al-Quran. Mulut manusia itu seperti moncong teko. Moncong teko hanya mengeluarkan isi teko. Kalau ingin tahu isi teko, cukup lihat dari apa yang keluar dari moncong itu. Begitu pun jika kita ingin mengetahui kualitas diri seseorang, lihat saja dari apa yang sering dikeluarkan oleh mulutnya.


Nabi Muhammad saw termasuk orang yang sangat jarang berbicara. Namun, sekalinya berbicara, isi pembicaraannya bisa dipastikan kebenarannya. Bobot ucapan Rasulullah sangat tinggi, seolah tiap kata yang terucap adalah butir-butir mutiara yang cemerlang. Indah, berharga, bermutu, dan monumental. Ucapan Rasulullah saw menembus hati, menggugah kesadaran, menghujam dalam jiwa, dan mengubah perilaku orang (atas izin Allah). Bukan saja karena lisan Rasulullah dibimbing Allah dan posisinya sebagai penyampai wahyu, di mana ucapan-ucapan darinya menjadi dasar hukum. Lebih dari itu, Rasulullah sejak kecil sudah dikenal sebagai Al-Amin, tidak pernah berkata dusta walau sekali saja. Investasi moral ini tentu sangat mempengaruhi kualitas ucapannya.

Dalam sebuah kitab ada keterangan menarik. Disebutkan ada empat jenis manusia diukur dari kualitas pembicaraannya.

Pertama, orang yang berkualitas tinggi. Kalau dia berbicara, isinya sarat dengan hikmah, ide, gagasan, solusi, ilmu, dzikir, dan sebagainya. Orang seperti ini pembicaraannya bermanfaat bagi dirinya sendiri, juga bagi orang lain yang mendengarkan. Jika dia diajak berbicara sekalipun ngobrol, ujungnya adalah manfaat.

Ketika disodorkan padanya keluhan tentang krisis, dengan tangkas dia menjawab, "Krisis adalah peluang bagi kita untuk mengevaluasi kekurangan yang ada. Dengan krisis, siapa tahu kita akan lebih kreatif? Kita bisa mencari celah-celah peluang inovasi. Pokoknya jangan putus asa, semangat terus!" Siapa saja yang biasa berbicara tentang solusi, gagasan, hikmah, dan hal-hal serupa itu, insya Allah dia adalah manusia yang berkualitas.

Kedua, orang yang biasa-biasa saja. Ciri orang seperti ini adalah selalu sibuk menceritakan peristiwa. Melihat ada kereta api terguling, dia berkomentar ribut sekali. Seolah dirinya yang kelindes kereta. Ketika bertemu seorang artis, terus dicerita-ceritakan tiada henti. Pokoknya ada apa saja dikomentari. Dia seperti juru bicara yang wajib berkomentar kapan pun ada peristiwa. Tidak peduli peristiwa layak dia komentari atau tidak.

Ini tipe manusia tukang cerita peristiwa. Prinsip yang dia pegang: "Pokoknya bunyi!" Tidak ada masalah dengan peristiwa. Jika melalui itu semua kita bisa memungut hikmah yang sebaik-baiknya, insya Allah peristiwa bermanfaat. Namun, jika dari peristiwa-peristiwa itu tidak ada yang dituju kecuali menunggu sampai mulut lelah sendiri, ini tentu kesia-siaan.

Ketiga, orang rendahan. Cirinya kalau berbicara isinya hanya mengeluh, mencela, atau menghina. Apa saja bisa jadi bahan keluhan. "Aduuuh ini pinggang, kenapa jadi sakit begini. Hari ini kayak-nya banyak masalah, nih!" Ketika kepadanya disodorkan makanan, jurus keluhannya segera berhamburan. "Makanan kok dingin begini? Coba kalau ada sambel, tentu lebih nikmat. Aduuuh, kerupuk ini, kenapa kecil-kecil begini?" Terus saja makanan dikeluhkan, walau kenyataannya semua akhirnya habis juga.

Mengeluh dan mencela, itu hari-hari orang rendahan. Seolah tiada hari berlalu tanpa keluh-kesah. Ketika turun hujan, hujan segera dicaci. "Ohh, hujan melulu, di mana-mana becek. Jemuran nggak kering-kering." Ketika di jalanan macet, mengeluh. Ketika ada lampu merah, mengeluh. Ketika ada polisi, mengeluh. Ketika ada orang meminta-minta, mengeluh. Dan seterusnya. Seolah tiada hari berlalu tanpa keluh-kesah. Alangkah menderita hidup orang yang dipenjara oleh
keluh-kesah. Dia tidak bisa membedakan mana nikmat dan mana musibah. Seluruh lembar hidupnya dimaknai sebagai kesusahan, sehingga layak dikeluhkan.

Keempat, orang yang dangkal. Adalah mereka yang semua pembicaraannya tidak keluar dari menyebut-nyebut kehebatan dirinya, jasa-jasanya, kebaikan-kebaikannya. Padahal hidup ini adalah pengabdian untuk Allah. Mengapa harus kita membanggakan apa yang Allah titipkan pada kita?

Ada orang pakai cincin segera berkomentar, "Oh, itu sih mirip cincin saya." Ada orang beli mobil baru, "Nah, ini seperti yang di garasi saya itu." Ada kucing berbulu tebal melompat, "Kucing ini gondrong. Oh yaa, kucing gondrong itu mirip singa. Hai, tau nggak? Saya sudah pernah ke Singapura, lho. Hebat sekali kota Singapura. Hanya orang yang hebat saja bisa pergi ke sana." Orang-orang dangkal ini akan terus berbicara tiada henti. Tak lupa dia selalu menyelipkan kata-kata kesombongan dan membanggakan diri.

Orang-orang dangkal tiada bosan mengekspose diri, menyebut jasa, kebaikan, dan prestasinya. Dia selalu ingin tampak menonjol dan mendominasi. Jika ada orang lain yang secara wajar tampak lebih baik, hatinya teriris-iris, tidak rela, dan sangat berharap orang itu akan segera celaka. Inilah ilmu gelas kosong. Gelas kosong, maunya diisi terus. Orang yang kosong dari harga diri, inginnya minta dihargai terus. Kita harus berhati-hati dalam berbicara. Harus kita sadari bahwa berbicara itu dibatasi oleh etika-etika. Hendaklah kita ada di atas rel yang benar. Jangan sampai kita jatuh dalam apa-apa yang Allah larang.

Dalam berbicara kita jangan bergunjing (ghibah). Bergunjing adalah perbuatan yang ringan, bahkan bagi sebagian orang mungkin dianggap mengasyikkan. Namun, jika dilakukan dengan sengaja, apalagi dengan kesadaran penuh dan tekad menggebu, bergunjing bisa menjadi dosa besar.

"Dan janganlah kalian ber-ghibah (bergunjing) sebagian kalian terhadap sebagian yang lain. Apakah suka salah-seorang dari kalian makan daging bangkai saudaranya? Maka, kalian tentu akan sangat jijik kepadanya. Dan takutlah kalian kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat." (QS Al-Hujurat:12).

Kita tidak bisa memaksa orang lain berbuat sesuai keinginan kita. Tapi kita bisa memaksa diri kita untuk melakukan yang terbaik menyikapi sikap orang lain. Banyak bicara tidak selalu buruk, yang buruk adalah banyak berbicara kebatilan. Boleh-boleh saja kita produktif berbicara, tapi harus proporsional. Jika kita berbicara hal yang benar dan memang harus banyak, tentu kita lakukan hal itu. Pembicaraan seringkali bergeser dari rel kebaikan ketika kita tidak proporsional.
Semua orang harus menjaga lidahnya. Tidak peduli apakah itu orang-orang yang dianggap ahli agama. Orang-orang yang pandai membaca Al-Quran atau hadis, tidak otomatis pembicaraannya telah terjaga. Di sini tetap dibutuhkan proses belajar, berlatih, dan terus berjuang agar mutu kata-kata kita semakin meningkat.

Alangkah ironi jika orang-orang yang ahli agama, namun tidak menjaga lisan. Dia banyak menasihati umat dengan perilaku-perilaku yang baik, tapi saat yang sama dia tidak melakukan hal itu. Jika orang-orang preman berkata kasar, jorok, dan tak mengenai tata krama, orang masih maklum. Namun, jika orang-orang alim yang melakukannya, tentu ini adalah bencana serius.

Satu langkah konkret untuk memulai upaya menjaga lisan adalah dengan mulai mengurangi jumlah kata-kata. Makin sedikit bicara, makin tipis peluang kesalahan. Sebaliknya makin banyak bicara, peluang tergelincir lidah semakin lebar. Jika lidah kita telah meluncur tanpa kendali, kehormatan kita seketika akan runtuh. Berbahagialah bagi siapa yang bisa berkata dengan akhlak tinggi. Selalu berkata baik. Jika tidak, cukup diam saja!

Saudaraku, sadarilah bahwa lidah ini adalah amanah. Tiap-tiap kata yang terucap darinya kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Jadikan ucapan-ucapan kita adalah modal untuk mengundang keridhaan Allah. Jangan jadikan kata-kata itu sebagai sebab datangnya murka dan kebencian-Nya.

Semoga Allah SWT membimbing lisan kita untuk berucap mengikuti keteladanan Rasulullah saw. Ucapan itu keluar dari lisan bagai untaian mutiara yang sarat dengan kebenaran, berharga, bermutu, dan membawa maslahat bagi siapa pun yang mendengarkannya. Amin. Wallahu a'lam bish shawab.

Wednesday, October 28, 2009

Doa Nurbuat


Doa Nurbuat (Nurul Nurbuwah) merupakan satu-satunya doa yang memiliki banyak khasiat, tentu saja bila diamalkan dengan hati yang benar-benar ihklas karena Allah.

Dikisahkan bahwa Rasulullah setelah sholat subuh duduk di masjid bersama para sahabat. Kemudian datanglah malaikat Jibril membawa doa Nurbuat seraya berkata: “Aku diutus oleh Allah membawa doa Nurbuat untuk diserahkan kepadamu (Rasulullah).”

Doa Nurbuat:

BISMILLAAHIR ROHMAANIR ROHIIM. ALLAHUMMA DHISSHULTHANIL ADZIIM. WA DZIL MANNIL QADIM WA DZIL WAJHIL KARIIM WA WALIYYIL KALIMAATIT TAMMAATI WAD DA’AWAATI MUSTAJAABATI ‘AAQILIL HASANI WAL HUSAINI MIN ANFUSIL HAQQI ‘AINIL QUDRATI WANNAAZHIRINNA WA ‘AINIL INSI WAL JINNI WA IN YAKADUL LADZINNA KAFARUU LA YUZLIQUUNAKA BI-ABSHAARIHIM LAMMA SAMI’UDZ DZIKRA WA YAQUULUUNA INNAHU LAMAJNUUN WA MAA HUWA ILLA DZIKRUL LIL ‘AALAMIIN WA MUSTAJAABU LUQMANIL HAKIIMI WA WARITSA SULAIMAANU DAAWUDA ‘ALAIHIS SALAAMU AL WADUUDU DZUL ‘ARSYIL MAJIID THAWWIL ‘UMRII WA SHAHHIH AJSADII WAQDLI HAAJATII WAKTSIR AMWAALII WA AULAADII WA HABBIB LINNAASI AJMA’IN. WATABAA ‘ADIL ‘ADAA WATA KULLAHAA MIN BANII AADAMA ‘ALAIHIS SALAAMU MAN KAANA HAYYA WA YAHIQQAL BAATHILU INNAL BAATHILA KAANA ZAHUUQAA. WA NUNAZZILU MINAL QUR’AANI MAA HUWA SYIFAA-UW WA RAHMATUL LIL MU’MINIINA. SUBHAANA RABBIKA RABBIL ‘IZZATI ‘AMMMAA YASHIFUUNA WA SALAAMUN ‘ALAL MURSHALIINA WAL HAMDU LILLAHI RABBIL ‘AALAMIIN.

Artinya: (terjemahan bebasnya)

Ya Allah robb yang memiliki kekuatan yang agung, yang memiliki kemauan yang abadi dan yang memiliki wajah yang mulia dan sebagai pelindung kalimat-kalimat-nya serta pengabul do’a-do’a, kecerdasan hasan dan husein dari jiwa yang benar, pelindung indra mereka yang melihat serta indra jin dan manusia. Dan ketika orang-orang kafir akan menggelincirkan kamu dengan penglihatan sihir mereka tatkala mereka mendengar peringatan lalu mereka berkata-kata, sesungguhnya ia adalah gila. Tiadalah itu semua melainkan sebagai peringatan bagi seluruh alam. Allah yang mengabulkan do’a luqmanul hakim dan mewariskan sulaiman bin daud a.s. Ya allah robb yang maha penuh kasih, ya allah, ya allah, ya allah robb yang memiliki singgasana yang agung, yang dapat berbuat apa yang diinginkan, maka panjangkanlah umurku dan sehatkanlah tubuhku, perkenankanlah hajatku, limpahkanlah hartaku dan anak-anakku, dan berikanlah rasa cinta semua manusia kepadaku, jauhkanlah permusuhan dan pertentangan dari diriku dari semua anak cucu adam a.s. Allah yang hidup dan perkataan itu benar atas orang-orang kafir. Dan katakanlah telah datang yang haq dan telah sirnalah yang bathil karena sesungguhnya yang bathil itu pasti akan sirna. Dan kami telah menurunkan al-qur’an itu sebagai penyembuh dan rahmat untuk orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang dhalim itu tidaklah mendapat sesuatu di dunia ini melainkan kerugian.”

Khasiat yang terkandung dalam doa Nurbuat antara lain:

Hajat dapat terkabul, jika dibaca sesudah sholat fardlu secara rutin.
• Dapat bertemu dengan Jin, bisa merubah rupa .
• Dapat menyembuhkan hewan yang cacad bila dibacakan pada hewan tersebut.
• Dapat diampuni dosa kita, jika dibaca ketika matahari terbenam.
• Dapat disayangi oleh musuh, jika dibaca ketika hendak keluar rumah.
• Dapat menjadi penjaga rumah dari gangguan jin, sihir, santet dan bahaya lainnya, jika ditulis lalu disimpan di dalam rumah.
• Dapat menyelamatkan serangan hama, jika ditulis lalu diletakkan pada tanaman.
• Dapat mengusir jin dari tempat-tempat angker, jika ditulis dan diletakkan di tempat tersebut.
• Dapat kesejahteraan dunia akhirta jika dibaca setiap hari secara rutin.
• Dapat menjauhkan dari kekufuran dan perbuatan maksiat jika dibaca 50 kali setiap malam Jum’at.
• Dapat memperlihatkan hal-hal yang indah, jika dibaca 100 kali pada malam Sabtu.
• Dapat menawarkan air laut, jika dibaca lalu ditiupkan pada air laut tersebut.
• Dapat awet muda jika dibaca setiap malam Minggu
• Dapat keselamatan hidup jika dibaca setiap malam Senin.
• Dapat menguatkan tubuh jika dibaca setiap malam Selasa.
• Dapat menguatkan gigi jika dibaca setiap malam Rabu.
• Dapat menjadikan wajah tampak lebih tampan/cantik jika dibaca setiap malam Kamis.
• Dapat menjinakkan binatang buas jika dibaca pada telinga binatang tersebut.
• Dapat bertemu Nabi Muhammad dalam mimpi jika dibaca 100 kali sebelum tidur.
• Dapat menyembuhkan segala macam penyakit jika dibacakan pada minyak kelapa lalu dioleskan pada bagian yang sakit tersebut.
• Dapat dikasihi oleh penguasa, pejabat jika dibaca setiap hari.
• Dapat berjalan jauh, jika dibacakan pada daun sirih yang bertemu ruasnya lalu diioleskan keseluruh tubuh dan kedua kaki.
• Dapat bertemu dengan raja jin jika dibaca pada tengah malam dalam keadaan suci.
• Dapat keselamatan dari pertempuran jika dibaca ketika akan berangkat bertempur.
• Dapat diterima lamaranya jika dibaca ditempat sunyi setelah siangnya berpuasa.
• Dapat memudahkan kelahiran jika dibacakan pada segelas air lalu diminumkan pada Ibu yang akan melahirkan tersebut.
• Dapat menyembuhkan sakit pada mata jika dibaca lalu ditiupkan pada mata yang sakit.
• Dapat menyembuhkan gigitan binatang berbisa jika dibaca lalu ditiupkan pada gigitan tersebut.
• Dapat kemuliaan di lingkungan masyarakat jika dibaca secara rutin setiap hari.
• Dapat melenyapkan permusuhan jika dibaca sebanyak-banyaknya.

Jadi sebetulnya kita tidak perlu pergi ke paranormal atau dukun agar hajat dan keinginan kita terkabul. Amalkan saja doa nurbuat ini dengan hati jernih dan ikhlas hanya karena allah. Wallahu alam.


http://deltapapa.wordpress.com/2008/06/11/doa-nurbuat/

Batuk dan Pilek


Akhirnya kami satu keluarga kena pilek dan batuk....
mama nya anindya sudah mulai sembuh dari batuk dan pileknya, tinggal anindya dan saya yang masih merasakan nikmatnya penyakit ini...
yah saya hanya dapat merasakan nikmatnya anugerah yang di berikan oleh Allah SWT kepada kami, karena masih di tegur oleh Nya dengan penyakit ini.
Batuk Pilek memang sebuah penyakit yang cukup menjengkelkan untuk saya...karena benar2 telah membuat terhambat aktivitas saya, dari suara saya yang mulai hilang, tenggorokan gatal dan rasa pusing yang selalu saja menghampiri saya...

sudah berbagai macam obat saya coba minum, dari obat batuk cair, panadol, dan obat dari dokter...jika sore ini tidak sembuh, kemungkinan saya akan berobat ke Dr. achwan,
kemarin mama nya anindya juga berobat ke beliau ...dan alhamdulillah obat yang di berikan cocok.

yang membuat saya lebih miris lagi adalah anindya...sekarang batuk & pileknya semakin menjadi saja...sudah sempat agak reda dan sehat...kemudian kena lagi...dan semalam ketika anindya batuk...semua susu yang baru di minumnya keluar semua...
sedih hati ini melihatnya...
nak...yang sabar ya...ayah dan mama selalu mendoakan mu agar cepat sembuh dan selalu di berikan kesehatan oleh Allah....

Insya Allah siang ini Anindya mau di bawa oleh nenek nya ke puskesmas...ya mudah2 an ada perubahan untuk kondisi kesehatannya...sedih juga rasanya karena kami berdua tidak dapat menemani anindya ke dokter.

Mengatasi Batuk Pilek Secara Alami

Mengatasi Batuk Pilek Secara Alami
Alternatif: Thursday, 19 May 2005 14:39:51 WIB

Siapa yang belum pernah terkena batuk pilek?
Rasanya jarang ada orang yang kebal batuk pilek.
Penyakit ini mudah menyerang setiap orang, tak pandang usia maupun jenis kelamin.
Datangnya pun bisa lebih dari sekali dalam setahun, terlebih pada anak-anak. Bagi
sebagian orang, penyakit ini malah sudah dianggap penyakit langganan
yang selalu datang setiap kali terjadi perubahan musim.

Batuk pilek beda dengan infleunsa
Biasanya gejala batuk pilek dimulai 2-3 hari setelah terjadinya
infeksi. Gejalanya sangat khas, yaitu bersin-bersin, hidung berair,
hidung tersumbat, batuk, suara serak. Hal itu bisa berlangsung
kurang lebih seminggu. Biasanya hanya 2-3 hari bila gejalanya
ringan, tapi bisa sampai 2 minggu bila gejalanya tergolong parah.
Namun bila sudah lebih dari 2 minggu gejala pilek belum hilang juga,
bisa jadi penyebabnya adalah alergi.

Umumnya orang sering terkecoh, menyamakan batuk pilek dengan
influensa. Gejala awalnya memang mirip, tapi gejala batuk-pilek
lebih ringan dibandingkan influensa. Influensa cenderung menimbulkan
demam, otot kaku, dan batuk yang lebih parah. Tetapi gejala
influensa yang ringan, bisa saja mirip dengan batuk pilek. Memang
cukup sulit membedakan berdasarkan gejala.

Baik batuk pilek maupun influensa sama-sama disebabkan oleh virus,
namun jenis virus penyebabnya berbeda. Jenis virus penyebab gejala
batuk pilek dan influensa jumlahnya bisa lebih dari 200 macam. Itu
sebabnya sulit bagi tubuh kita untuk membangun kekebalan. Karena
setiap kali virus yang menyerang bisa berbeda-beda.

Pilek terjadi karena kedinginan?
Selama ini, banyak orang beranggapan bahwa kedinginan bisa
menyebabkan pilek. Berdasarkan penelitian, ternyata tidak pernah
terbukti bahwa terpapar cuaca dingin, kedinginan, atau kepanasan
bisa menyebabkan pilek jika kita terinfeksi virus. Namun dr. Elson
M. Hass, seorang dokter dari Amerika yang menggabungkan pengobatan
konvensional dan alami, dalam artikelnya Staying Healthy with Dr
Elson Haas menjelaskan bahwa virus bukan satu-satunya penyebab batuk
pilek. Menurut dia, kekebalan tubuhnya lemah cenderung lebih mudah
terkena penyakit infeksi. Dan hal-hsl yang menyebabkan lemahnya
kekebalan tubuh, diantaranya adalah pola makan yang buruk, kurangnya
olahraga, stress, dan kurang tidur.

Nampaknya kita memang perlu lebih mewaspadai stres yang kita alami
sehari-hari. Karena berdasarkan penelitian, stres bisa menekan
kekebalan tubuh sehingga mudah terkena penyakit infeksi. Ketika kita
stres, terjadi peningkatan pelepasan hormon kortikosteroid, jenis
hormon yang telah diketahui bisa menekan kekebalan tubuh terhadap
penyakit infeksi. Kehidupan modern yang cenderung menimbulkan stres
diduga merupakan salah satu penyebab tingginya kasus penyakit batuk
pilek di kota-kota besar.

Mengenai pilek yang terjadi setiap perubahan musim, menurut Dr. Haas
kemungkinan yang kita alami adalah gejala detoks alami yang
gejalanya memang mirip pilek. Ketika udara menjadi lebih dingin dan
lembab, tubuh cenderung membuang sisa-sisa metabolisme dan
membersihkan lendir yang berlebihan dan yang menyumbat jaringan sel
untuk melancarkan sirkulasi darah. Dengan begitu, kita bisa
menyesuaikan diri dengan cuaca di luar.

Tingkatkan imunitas tubuh
Karena belum ada obat yang bisa membunuh virus, maka penderita batuk
pilek biasanya cenderung membiarkan saja atau minum obat yang dijual
bebas bila gejalanya ringan. Mereka baru datang ke dokter jika
gejala yang dialami tergolong berat dan sangat mengganggu. Namun
dokter pun biasanya hanya memberikan vitamin dan obat penekan gejala
batuk pilek. Obat demam diberikan jika memang ada gejalanya.

Antibiotika terkadang juga diberikan dokter. Sebenarnya antibiotika
bukanlah obat yang tepat untuk virus, tetapi lebih cocok untuk
bakteri. Tetapi jika sampai terjadi komplikasi seperti infeksi
bakteri di bagian tengah telinga atau sinusitis, antibiotika dalam
hal ini memang diperlukan.

Nampaknya, upaya pencegahan lebih mudah dilakukan daripada usaha
pengobatan. Berdasarkan penelitian, 95% orang normal akan terinkfesi
jika ada virus yang masuk ke dalam hidungnya. Namun dari setiap
orang yang terinfeksi, hanya 75% yang mengalami gejala batuk pilek.
Dua puluh lima persen sisanya meski terinfeksi vrius, ternyata tidak
mengalami gejala apapun. Diduga hal ini disebabkan karena tubuhnya
memiliki sistem kekebalan yang lebih baik.

Jadi jika ingin mencegah terjadinya batuk pilek, maka tindakan yang
paling bijaksana pertama adalah meningkatkan kekebalan tubuh.
Caranya yaitu dengan memperbaiki pola makan, berolahraga teratur,
mengatasi stres dan tidur cukup.

Kita perlu mengurangi konsumsi camilan dan minuman olahan yang
mengandung gula. Juga makanan dan minuman yang mengandung aneka
pengawet serta pewarna buatan, karena bisa menurunkan jumlah sel-sel
darah putih dalam tubuh kita dan melemahkan kemampuan sel darah
putih melawan virus. Sebaiknya tiap hari kita mengkonsumsi makanan
yang sehat, bergizi seimbang dan dengan menu yang bervariasi.
Usahakan jangan sampai kekurangan protein, vitamin A, vitamin C, dan
Seng.

Cegah terjadinya penularan
Untuk mencegah terjadinya penularan, kita perlu memahami cara virus
ini memperbanyak diri dan menimbulkan infeksi. Yang menarik dalam
hal ini, virus penyebab batuk pilek hanya memperbanyak diri di dalam
sel hidup. Di luar sel hidup, virus tersebut tidak bisa memperbanyak
diri, tetapi bisa hidup sampai terhirup bersama udara hingga masuk
ke dalam hidung bisa langsung menimbulkan infeksi.

Virus batuk pilek juga bisa dengan mudah masuk ke dalam tubuh kita
lewat mulut, hidung atau mata. Biasanya kita memang mudah terkena
batuk pilek ketika berada di dekat orang yang batuk atau bersin-
bersin. Namun yang lebih sering, virus masuk dengan perantaraan jari-
jari kita karena kebetulan menyentuk benda-benda yang telah
terkontaminasi virus seperti pulpen yang terletak di meja, tombol
start pada mesin fax atau alat fotokopi, gagang telepon, pegangan
tangga atau pintu di tempat umum, atau ketika memencet tombol untuk
menyalakan lampu. Sedikit virus saja sudah cukup untuk menimbulkan
infeksi.

Pada anak-anak penularannya bisa lebih gampang lagi karena baik di
sekolah maupun di taman bermain, kemungkinan terjadinya kontak pada
waktu bermain bersama sangat besar. Juga kalau mereka bermain
bersama dengan menggunakan mainan yang sama. Jika salah satu
terinfeksi mudah sekali menularkan pada anak-anak yang lain.

Langkah-langkah berikut ini mencegah terjadinya penularan:

Jika kondisi tubuh Anda atau anak Anda sedang kurang fit, hindari
terlalu banyak kontak dengan penderita batuk pilek.

Sehabis kontak dengan penderia atau dengan benda-benda serta
permukaan tempat yang sekiranya telah terkontaminasi virus,
segeralah mencuci tangan. Mencuci tangan bisa melepaskan virus
penyebab batuk pilek dari tangan dan jari-jari. Gerakan mencuci
tangan tersebutlah yang melepaskan virus tersebut dari tangan dan
jari-jari. Sabun dan detergen biasa yang kita gunakan memang tidak
bisa membunuh virus tetapi bisa membantu melepaskannya dari tangan
dan jari-jari kita.

Jauhkan jari-jari ANda dari mata, mulut atau hidung.

Usahakan menghindar jika ada orang yang batuk atau bersin ke arah
Anda.

Bersihkan permukaan benda-benda keras di sekeliling Anda dengan
desinfektan.

Atasi dengan cara alami
Jika kita telah telanjur mengalami gejala batuk pilek, berikut ini
ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi rasa
sakit dan mempercepat penyembuhan:

Pastikan tubuh ANda. Mendapat cukup istirahat di tempat tidur,
lepaskan sejenak rutinitas sehari-hari dan usahakan untuk menghalau
stres. Tubuh ANda perlu berisitirahat supaya mampu memerangi
penyakit ini.

Minumlah banyak cairan, terutama air putih, jus buah segar, atau teh
herbal panas.

Mengkonsumsi sup sayuran dengan bumbu bawang putih akan sangat
membantu. Karena bawang outih banyak mengandung bahan kimia yang
bisa berfungsi antimikroba, antivirus dan antiprotozoa.

Echinacea adalah herba yang telah dikenal bisa membantu mengatasi
batuk pilek. Namun herba ini hanya efektif jika dipergunakan saat
kita baru terinfeksi virus.

Vitamin C dalam dosis tetentu, meskipun tidak bisa mengobati,
setidaknya bisa mengurangi keparahan penyakit atau memperpendek
selang waktu terjadinya gejala.

Minyak esensial yang mengandung eucalyptus dan menthol telah lama
digunakan untuk mengatasi batuk pilek dan flu. Menthol banyak
terdapat pada minyak peppermint, sedang eucalyptus terdapat pada
minyak eucalyptus.

Untuk mengatasi batuk, buat ramuan madu dan jeruk nipis. Jika cukup
parah buatlah ramuan lidah buaya dan madu.

Sumber: Majalah Nirmala

Tuesday, October 27, 2009

Mainan untuk anak anak buatan sendiri

Buku Buatan Sendiri

Anda tahu kantong plastik yang mulutnya bisa ditutup? Nah, jika Anda memilikinya di rumah, maka Anda bisa menyulapnya menjadi buku menarik lho untuk bayi Anda!

Caranya:

  1. Kumpulkan beberapa lembar kantung plastik ini dan jahitkan bagian dasarnya menjadi satu (bukan mulut yang ada ritsleting plastiknya ya, tapi dasarnya!). Anda bisa melakukannya dengan jahitan tangan atau dengan mesin jahit.
  2. Gunting kardus bekas atau yang sejenisnya. Sesuaikan ukuran setiap lembar kardus tersebut agar bisa dimasukkan ke dalam tiap kantung plastik yang sudah terjahit tadi. Pastikan juga agar kantung bisa ditutup dengan baik setelah kardusnya dimasukkan.
  3. Anda bisa memilih gambar-gambar dari majalah bekas atau yang lainnya, lalu guntinglah serta tempelkan tiap gambar tersebut ke potongan kardus.
  4. Masukkan kardus-kardus bergambar ke dalam setiap kantung plastik.

Anda sudah memiliki buku unik yang mudah dibersihkan dengan lap basah dan bisa digonta-ganti gambarnya kapan pun Anda suka!

Balok Mainan

Anda sering membeli susu formula atau susu kotak untuk keluarga? Kalau ya, maka mulai sekarang Anda bisa mengumpulkan kotak bekasnya dan membuat blok mainan untuk bayi Anda!

Caranya:

  1. Kumpulkan kotak/dus bekas susu dengan berbagai macam ukuran.
  2. Bersihkan kotak-kotak tersebut dan isi bagian dalamnya dengan koran bekas.
  3. Tutup dan lem bagian yang terbuka.
  4. Bungkus setiap kotak dengan plastic wrap adesif, agar lebih awet dan mudah dibersihkan.

Dus-dus berisi koran bekas ini bisa digunakan oleh bayi Anda untuk membangun dan menyusun berbagai macam bentuk bangunan. Perbanyak koleksi dusnya agar lebih seru…

Puzzle Bentuk

  1. Kumpulkan berbagai barang bekas berukuran kecil seperti sendok, sisir, tutup botol dan lain-lain.
  2. Ambil kardus bekas berukuran agak besar.
  3. Susun berbagai benda tadi di atas kardus, jangan terlalu rapat.
  4. Gunakan spidol besar untuk menggambar bentuk setiap benda tadi di kardus.

Bantulah bayi Anda untuk mencocokkan berbagai benda tadi dengan bentuknya yang telah Anda gambar di atas kardus…

Ternyata mainan bayi tidak harus mahal bukan?

http://www.tipsbayi.com/index.php/bikin-mainan-sendiri-untuk-bayi-anda


Resep Makanan Bayi: Tim Saring Daging

Resep Makanan Bayi: Tim Saring Daging

Bahan-bahan:

beras 20 gram
air 625cc
daging giling 25 gram
tahu 50 gram
oyong 50 gram
tomat 25 gram
mentega 1 sdt

Cara Memasak:

  1. Potong tomat kecil-kecil
  2. Rebus beras, air, daging giling dan tahu hingga menjadi bubur
  3. Masukkan oyong dan tomat, tunggu hingga matang
  4. Masukkan mentega sambil terus mengaduk tim
  5. Dinginkan
  6. Setelah dingin, haluskan dengan blender atau saringan kawat
Semoga bayi Anda menyukainya

Posted using ShareThis